Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA ,Kepala Dewan Politik Al Nujaba Irak dalam pidatonya pada hari Sabtu (22/1/2022) mengatakan,"Tidak diragukan lagi, apa yang terjadi kemarin di Diyala terkait dengan Amerika Serikat dan antek-anteknya di kawasan,".
"Dinas intelijen Irak harus menyatukan barisan dan kekuatan mereka melawan Daesh. Pasukan AS bukannya memburu teroris Daesh, tapi justru mengejar front perlawanan," ujar Al Asadi.
"Amerika Serikat dan sekutunya juga harus tahu bahwa para pejuang menjalankan tugas mereka dengan sebaik-baiknya demi menjaga wilayah Irak," tegasnya.
Teroris Daesh membunuh 11 tentara Irak hari Jumat.
Selain menyerang penjara Hasakah di timur laut Suriah dan membebaskan sejumlah elemennya pernjara itu, teroris Daesh juga dengan menyerang tentara Irak di wilayah Diyala.(PH)
342/